Tim Gegana Periksa Benda Mirip Bom di Tol Sidoarjo

Nusaindo.com Pukul 13.15 WIB, beberapa personel Gegana terlihat menyiapkan kelengkapan untuk menjinakkan benda tersebut.
Dari pantauan Nusaindo.com, Jumat (18/5/2018) ruas jalan tol baik dari intrance dan extranceditutup total. Penutupan ini karena tim Gegana akan memeriksa benda mirip bom tersebut.

Warga yang berjubel, wartawan dan petugas yang mendekat lokasi, diimbau mundur radius 300 meter.

“Tolong masyarakat menjauh dari titik lokasi demi keamanan,” kata Kabag Ops Polresta Sidoarjo, Kompol Edi Santoso

Benda diduga mirip bom ditemukan di pintu masuk tol Sidoarjo, tepatnya di gate 7 oleh petugas tol. Penemuan petugas itu dilaporkan ke security bernama Munir Sundoro (30). Oleh security, penemuan diteruskan ke polisi.

Benda diduga bom itu ditemukan pukul 11.15 WIB, Jumat (18/5/2018). “Ya kami menemukan benda diduga bom pukul 11.15 WIB,” kata Munir Sudiro (30) di lokasi kejadian, Jumat (18/5/2018).

Dia menambahkan penemuan itu langsung dilaporkan ke kepala unit pintu masuk dan pintu keluar tol Sidoarjo dan diteruskan ke petugas kepolisian.

Dari pantauan Nusaindo.com pukul 12.30 WIB, ruas jalan extrance tol Sidoarjo ditutup petugas.

Hari Sudarwanto, terduga teroris yang ditembak mati Densus 88 Antiteror, diduga merupakan penyuplai bahan kimia untuk membuat bom. Hari merupakan bagian dari Jamaah Ansharut Daulah (JAD) yang melakukan serangan bom di Surabaya.

Informasi yang dihimpun Nusaindo.com, Kamis (17/5/2018), Hari, yang tinggal di Perumahan Bukit Singosari Raya, Candirenggo, Singosari, Kabupaten Malang, diduga kuat merupakan anggota jaringan Budi Satrijo.

Budim yang juga merupakan peracik bom, tertembak oleh Densus 88 di Perumahan Puri Maharani Blok A-3 Nomor 41, Desa Masangan Wetan, Sukodono, Sidoarjo, pada Senin (14/5). Sedangkan Hari ditembak mati di depan rumah tidak berpenghuni di Jalan Avia, Kompleks Perumahan AURI, Kel. Lemahputro, Sidoarjo, Rabu (16/5) malam.

Hubungan keduanya cukup dekat. Budi merupakan kakak ipar Hari, yang kesehariannya berjualan buku dan lembar kerja sekolah. Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung membenarkan soal penangkapan Hari di Sidoarjo oleh Densus 88.

“Dia warga Candirenggo, ditangkap di Sidoarjo,” ujarnya saat dimintai konfirmasi Nusaindo.com.

Penggeledahan oleh Densus 88 dilakukan di kediaman Hari seusai buka puasa bersama Baintelkam Mabes Polri dan jajaran Polres Malang. Sebanyak 20 personel diterjunkan. Tim itu dipimpin langsung Ketua Tim Densus 88 Mabes Polri Kombes Viktor Alexander.

Related posts

Leave a Comment