Penyerang Mapolda Riau terkait Napi Teroris Mako Brimob

Nusaindo.com, Jakarta – Afiliasi jaringan kelompok teroris penyerang Mapolda Riau kini makin jelas. Kadiv Humas Polri, Irjen Setyo Wasisto, mengatakan para pelaku terkait dengan narapidana teroris yang membuat ricuh di Mako Brimob beberapa waktu lalu.

“Ada kaitannya sama Beni (Beni Syamsu Trisno yang tewas di rutan Mako Brimob). Satu kelompok,” kata Setyo di Mabes Polri, Rabu (16/5/2018).

 

“Termasuk Wawan. (alias Abu Afif provokator kericuhan rutan Mako) juga satu kelompok,” ia menambahkan.

Beni dan Wawan sama-sama berasal dari Riau. Menurut Setyo, empat pelaku penyerangan Mapolda Riau ditembak mati saat melakukan aksinya.

Ada pula satu orang lagi penyerang Mapolda Riau yang berhasil ditangkap hidup-hidup. “Yang masih hidup masih diinterogasi,” ungkap Setyo.

 

1 dari 2 halaman

Identitas Pelaku yang Tewas

Adapun indentitas keempat pelaku penyerangan Mapolda Riau yang tewas ditembak polisi adalah sebagai berikut:

1. Mursalim alias Ical alias Pak Ngah, Lk, 42 Th, tidak bekerja, alamat Jl. Raya Dumai-Sei Pakning Jl. Santri Assakinah Kel. Mundam Kec. Medang Kampai.

2. Suwardi, Lk, 28 Th (Dumai, 21 Agustus 1989), Islam, Suku Melayu Kampar (Kuala Kampar Kab Kampar ), alamat Jl. Raya Lubuk Gaung RT. 03 Kel. Lubuk Gaung Kec. Sei Sembilan Kota Dumai.

3. Dede Supriyadi, Lk, 45 Th, tukang bangunan (saat ini bekerja tukang bangunan/rehab di Perumahan karyawan Pertamina RU II Dumai), alamat Jl. Pomproy (gang tanpa nama di samping Gg. Family) Kel. Bukit Timah Kec. Dumai Selatan Kota Dumai.

4. Adi Sufiyan Lk, 26 Th, wiraswasta (usaha toge), alamat Jl. Pendowo Gg. Mekar RT. 06 Kel. Bukit Batrem I Kec. Dumai Timur Kota Dumai.

Serang Mako Brimob

Sementara di Cianjur, Densus 88 terlibat baku tembak dengan empat terduga teroris, di Terminal Pasir Hayam, Kecamatan Cilaku, Cianjur, Jawa Barat. Mereka adalah, BBN, DCN, AR, dan HS.

Keempat terduga teroris itu meninggal dunia usai baku tembak dengan Densus 88, yang telah membuntuti mereka sejak dari Sukabumi, Jawa Barat.

Sel-sel teroris yang ditangkap itu diidentifikasi hendak melakukan amaliah di Mako Brimob, Kelapa Dua.

“Mereka mengajak untuk nyerang ke (Mako) Brimob, makanya kami tangkap yang di Tambun dan Cianjur kemarin,” ucap Setyo.

Related posts

Leave a Comment