Pendiri Surabaya Black Hat Pernah Jadi Konsultan IT Asing

Nusaindo.com Jakarta – Katon (21), pendiri Surabaya Black Hat meretas ratusan website perusahaan luar negeri. Dia bahkan pernah direkrut untuk menjadi konsultan keamanan IT perusahaan asing.

“Ada dua perusahaan, dari Eropa dan Asia (yang merekrutnya),” kata Katon saat ditemui Nusaindo.com di ruang penyidik Subdit Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/3/2018).
Menurut Katon, perusahaan tersebut merekrutnya setelah mendapatkan rekomendasi dari ‘kliennya’ sebelumnya. Katon dibayar per jam untuk pekerjaan sampingannya itu.

“Saya dikontrak, USD 20 per jam bayarannya, tapi nggak setiap hari. Aku bekerja setiap dia kasih script,” imbuh mahasiswa IT ini.

Assessment di dua perusahaan ini sudah berjalan selama dua bulan. “Kalau nggak ada ini (ditangkap polisi) seharusnya masih lanjut,” katanya.
Katon telah meretas ratusan website di beberapa negara. Dari hasil ‘memeras’ perusahaan dengan cara merusak sistem website perusahaan itu, dia mendapatkan uang hingga ribuan dolar.

“Pernah paling besar USD 1.200,” tuturnya.

Related posts

Leave a Comment