Penampakan Diskotek Exotic Usai Ditutup Pemprov DKI

Nusaindo, Jakarta – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi menutup Diskotek Exotic di Jalan Jayakarta Dalam nomor 72A, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Segala kegiatan yang berada di dalamnya pun dinyatakan terlarang alias ilegal.

Penutupan itu dilakukan oleh Satpol PP yang mayoritas wanita. Mereka bergerak menuju lokasi sejak pukul 08.00 WIB. Setiba di sana, para petugas Satpol PP langsung menyegel dan membentangkan spanduk larangan beroperasi.

 

Tak hanya itu, dalam proses penyegelan Diskotek Exotic, Satpol PP bertindak tanpa adanya pengawalan dari kepolisian. Kegiatan itu berlangsung lancar.

Berikut ini penampakan Diskotek Exotic setelah ditutup oleh Pemprov DKI Jakarta.

1 dari 3 halaman

1. Dipasang Spanduk Larangan

Spanduk putih dipasang di depan Diskotek Exotic. Dalam spanduk itu, tertulis menutup dan melarang kegiatan usaha.

Selain itu, tertulis juga jenis usaha Exotic. Yaitu diskotek, musik hidup, griya hidup, dan bar.

 

2 dari 3 halaman

2. Garis Kuning

Tak hanya spanduk larang, petugas Satpol PP juga membentangkan garis polisi pamong praja Provinsi DKI Jakarta. Garis tersebut dibentangkan di depan pintu masuk Diskotek Exotic.

Diskotek Exotic

Pemprov DKI kembali mengerahkan anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) perempuan untuk menutup tempat hiburan yang melanggar peraturan. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno memimpin apel dan melepas mereka.

Kali ini Satpol PP Perempuan akan menutup Sense Karaoke dan Diskotek Exotic. Ada 60 srikandi Satpol PP yang dikerahkan dan disebar ke dua tempat.

“Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menegakkan peraturan daerah. Kalian siap?” tanya Sandiaga di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/4/2018).

“Siap!” jawab para anggota Satpol PP.

Sandiaga mengatakan Satpol PP perempuan telah berhasil melaksanakan tugas sebelumnya saat penutupan Alexis. Oleh karena itu, Sandi ingin tim yang sama untuk memeriksa Sense dan Exotic.

“Sekarang tugasnya dua kali lebih berat karena ada dua tempat. Kami kerahkan 60 Satpol PP,” ujar Sandiaga.

Diketahui, peringatan penutupan Diskotek Exotic dilayangkan setelah seorang pria bernama Sudirman (41), ditemukan tewas overdosis di tempat huburan itu pada Senin (2/4/2018).

Adapun Karaoke Sense ditutup usai penggerebekan BNN beberapa waktu lalu.

Related posts

Leave a Comment