Makanan Yang Punya Reputasi Buruk, Tapi Rasanya Enak

Setiap daerah dan negara itu memiliki makanan khas. Kadang-kadang ciri khas itu terletak pada bahan dan cara pengolahan yang tidak biasa. Sebuah keunikan dalam seni memasak bisa jadi malah dianggap menjijikkan di daerah lain.

1. Choudoufu

Disebut choudoufu tetapi orang-orang di luar negeri Tiongkok lebih akrab dengan sebutannya dalam bahasa Inggirs, yaitu stinky tofu (tahu bau). Sesuai dengan namanya, choudoufu memiliki aroma yang sangat tajam. Menurut artikel dari BravoTV – The Feast, aroma choudoufu mirip dengan ‘saluran pembuangan’. Tak heran kalau vlogger-vlogger kuliner ekstrem pun tak sampai hati buat menyantapnya.

2. Gurita mentah

Bagi sebagian orang yang tidak biasa menyantapnya, tentakel gurita yang memiliki banyak tonjolan memang terlihat kurang membangkitkan selera. Selain itu gurita mentah yang disajikan utuh seperti di Jepang dan Korea Selatan juga termasuk kuliner ekstrem. Tak hanya bentuknya yang lumayan ngeri, gurita mentah biasanya juga disajikan dalam keadaan mati suri. Saat disiram saus tentakelnya akan bergerak-gerak seperti cacing. Saat masih menggeliat di atas piring potongan gurita harus segera disantap.

3. Durian

Durian merupakan salah satu buah yang paling digemari di negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, dan Thailand. Di tiga negara ini kita bahkan bisa mendapatkan berbagai varietas durian unggul yang memiliki rasa paling sedap atau daging paling tebal. Tentu tak mengherankan jika buah berduri ini juga diolah menjadi berbagai panganan favorit.

4. Jengkol

Satu lagi makanan yang banyak dibenci sekaligus dicintai para penikmat kuliner. Archidendron pauciflorum alias jengkol. Biji berukuran besar yang dikenal dengan nama dog fruit di barat ini memiliki aroma yang sangat tajam dan menyengat hidung. Pengolahannya pun tak mudah, karena aroma jengkol sangat sulit untuk dihilangkan. Biasanya setiap keluarga memiliki resep rahasia tersendiri untuk mengolahnya.

 

Related posts

Leave a Comment