Lintasan Bersih Abu Vulkanik Merapi, Bandara Ahmad Yani Kembali Dibuka

Nusaindo.com, Jakarta Operasional Bandara Ahmad Yani Semarang kembali normal setelah sempat ditutup pada Jumat 1 Juni 2018. Penutupan bandara tersebut dilakukan karena abu Gunung Merapimenutupi lintasan runway pesawat.

Dian PS, General Manager and Section Head PT AP I Bandara A Yani, mengatakan, awalnya penutupan bandara dilakukan pada pukul 15.30 WIB hingga 18.30 WIB. Namun, penutupan tersebut bertambah selama satu jam, dan baru dibuka kembali pada 19.30 WIB.

“Ternyata butuh waktu lebih lama, tambahan sekitar satu jam sebelum runway dinyatakan aman untuk penerbangan,” ujar Dian seperti dikutip Merdeka.com, Sabtu (2/6/2018).

Dian mengatakan setelah bandara dibuka kembali, aktifitas penerbangan kembali normal dan tak ada penumpukan penumpang.

“Setelah dibuka pada Jumat malam itu, operasional sudah normal. Sabtu pagi ini sudah lancar semua, penerbangan sudah biasa lagi. Tidak ada penumpukan penumpang,” paparnya.

“Soal penutupan bandara karena abu vulkanik kan itu semata keselamatan penumpang. Jadi yang utama itu adalah keselamatan,” kata Dian.

Sebelumnya, Corporate Secretary PT Angkasa Pura I, Israwadi mengatakan penutupan bandara tersebut berdasar pada penerbitan NOTAM B3949/18 dan B3951/18. Ada 12 penerbangan yang ditunda dari Bandara Adi Sumarmo dan 14 penerbangan dari Bandara Ahmad Yani.

Beberapa menit kemudian, Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG), PVMBG, Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral menginformasikan letusan itu melalui akun Twitter-nya.

Terjadi letusan pagi ini jam 08.20 WIB #merapi tinggi asap 7000 m arah ke barat laut, saat ini letusan sudah selesai,” demikian cuit dari @BPPTKG.

Hujan abu vulkanik Gunung Merapi pun menghantui warga Yogyakarta dan Jawa Tengah.

Benar saja, pukul 09.11 WIB, hujan abu mulai turun di Pos Pengamatan Gunung Merapi Jrakah. Semenit kemudian wilayah sekitar Pos Pengamatan Gunung Merapi di Selo mulai diguyur hujan abu.

9.12 Terjadi hujan abu di PGM Selo, tetap waspada dan pakai Alat Perlindungan Dirinya ya #statuswaspada #merapi,” cuit akun @BPPTKG.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menambahkan, diperkirakan hujan abu vulkanik jatuh di sekitar Gunung Merapi, khususnya di sisi barat.

Benar saja, beberapa jam kemudian, abu vulkanik mulai menghampiri wilayah Jawa Tengah lainnya, seperti Semarang.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho menginformasikan, abu vulkanik telah menyebar ke Ungaran, Semarang, Klaten, dan Solo.

Abu vulkanik letusan Gunung Merapi menyebar ke Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Ungaran, Salatiga, Boyolali, Kota Solo, Karanganyar, Klaten, Demak, Kendal, Sleman dan Magelang,” tulis Sutopo dalam akun Twitter-nya.

Namun, dia menyatakan status Gunung Merapi masih tetap Waspada (level 2). Masyarakat dilarang beraktivitas dalam radius 3 km dari puncak Gunung Merapi.

 

 

Related posts

Leave a Comment