Jokowi Sudah Miliki Calon Wakil Presiden?

Nusaindo.com, Jakarta Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh mengusulkan agar cawapres yang dipilih Joko Widodo atau Jokowi memiliki karakter negarawan. Menurut Paloh, itulah salah satu kriteria yang paling pokok untuk seorang calon pemimpin.

“Yang paling pokok bagi kita, saya berharap siapa pun yang dipilih oleh Presiden Jokowi sebagai wakilnya dasar yang paling basic menurut NasDem spirit karakter kenegarawanannya yang paling pokok. Itu dulu baru kualifikasi lainnya,” ujar Paloh di DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Jumat 15 Juni 2018 malam.

Paloh mengatakan Jokowi telah mengantongi nama cawapres yang layak mendampinginya. Hanya saja belum saatnya diumumkan ke publik.

“Saya optimis, saya mempunyai keyakinan Jokowi itu tahu dia. Sudah berulang kali saya katakan, dia pasti sudah memiliki calon wapresnya. Tapi timing-nya belum tepat untuk diumumkan. Itu saja,” jelasnya.

Menurutnya Jokowi lah yang paling tahu siapa yang paling cocok mendampinginya. Sebagai parpol pendukung, NasDem menyerahkan kepada Jokowi untuk memilih sendiri cawapresnya.

“Dia yang mau jadi presiden, dia yang tahu siapa wakil presiden yang paling cocok untuk dirinya,” ujar dia.

Terkait kemungkinan Jusuf Kalla kembali mendampingi Jokowi, Paloh mengatakan jika memang masih memiliki kemampuan menurutnya tak masalah.

“Kalau mau kembali kalau kita tengok langkahnya masih tegak agak mantap sedikit apa salahnya. Kalau langkah agak kurang baik ya sudahlah. Itu tergantung bagaimana tegak langkahnya JK saja. Langkah siap, gagah kita lihat, jalan. Ini langkah agak terseok-seok mau maju lagi, jangan,” pungkasnya.

Bertemu Megawati

Sebelumnya, Presiden Jokowi menyempatkan bertemu Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Selasa sore, 12 Juni 2018. Pertemuan di Istana Batu Tulis, Bogor tersebut dimulai pada pukul 17.10 WIB hingga 19.20 WIB.

Pertemuan di Istana Batu Tulis tersebut sekaligus membahas sejumlah hal strategis. Berkaitan dengan siapa cawapres yang akan mendampingi Jokowi, Megawati memberikan masukan agar segala sesuatunya dilakukan dengan pertimbangan matang, dan terus melakukan kontemplasi agar benar-benar memahami aspirasi rakyat Indonesia, sambil memohon petunjuk dari Tuhan Yang Maha Kuasa.

“Presiden dan wakil presiden itu merupakan pemimpin rakyat, pemimpin bangsa dan negara. Semua harus dipersiapkan dengan matang, dengan pertimbangan nurani yang jernih. Siapa pun yang ditetapkan sebagai cawapres ke depan, maka Pak Jokowi dan calon wakilnya merupakan satu kesatuan. Momentumnya dilakukan pada saat yang tepat,” kata Megawati.

Related posts

Leave a Comment