Jenis Ular Berbisa Yang Mematikan

Mendengar nama ular pasti membuat bulu kuduk merinding, hal ini karena ular masuk hewan reptil yang mematikan di dunia. Ular ini tak jarang memangsa siapa saja yang berani mengganggu, bahkan manusia yang notabennya memiliki tubuh lebih besar darinya tak luput dari serangannya.

1. Ular Fierce atau Inland Taipan

Ular ini memiliki bisa paling beracun dari seluruh spesies ular berhabitat di darat. Menurut penelitian, satu kali gigitan fierce, menyuntikkan bisa sebanyak 110 mg. Jumlah ini sudah cukup untuk membunuh sekitar 100 orang atau 250.000 tikus.

Bisa ini dapat mengakibatkan kematian pada manusia dewasa hanya dalam jangka waktu 45 menit. Untungnya, fierce tidak begitu agresif dan jarang ditemui oleh manusia di alam liar. Ular ini banyak ditemukan di pedalaman Australia.

2. Ular Eastern Brown

Di posisi kedua terdapat ular eastern brown yang habitatnya di Australia bagian Tengah. Ular ini dapat bergerak cepat, agresif dalam kondisi tertentu, bertarung dengan lawannya, dan dapat berulang kali menyerang lawan atau mangsanya. Eastern brown memiliki bisa berupa racun saraf dan dapat menggumpalkan darah. Bisa sebanyak 2 mg cukup untuk mengakhiri kehidupan seorang manusia dewasa. Untungnya, kasus gigitan (serangan) eastern brown terhadap manusia sangat jarang terjadi. Hal ini disebabkan oleh kebiasaan eatern brown yang hanya bereaksi terhadap gerakan dan cenderung tidak menyerang manusia.

3. Ular Taipan

 Selanjutnya ular taipan, ular dari Australia, biasanya cukup kuat untuk membunuh sampai 12.000 marmut. Racunnya menggumpalkan darah korban sehinggah menghambat pembuluh arteri atau vena. Biasanya juga mengandung racun saraf yang kuat. Sebelum ada antibisa, tidak ada catatan korban yang selamat dari gigitan taipan. Kematian terjadi hanya dalam waktu satu jam.

4. Ular Mamba Hitam

Ular Mamba hitam di seluruh bagian benua Afrika. Ular ini dikenal sangat agresif dan menyerang dengan presisi yang mematikan. Ular ini juga merupakan ular tanah tercepat di dunia, ular ini dapat menyerang dengan bisanya yang mematikan hingga 12 kali berturut-turut. Bisanya adalah racun saraf yang berefek cepat. gigitannya rata-rata menyuntikkan sekitar 100-200 mg racun. Jika racun mencapai pembuluh dara, 0,25 mg racun cukup untuk membunuh manusia. Tanpa antibisa, tingkat kematiannya hampir mencapai 100% hanya dalam waktu 15 menit hingga 3 jam.

 

Related posts

Leave a Comment