Ganjil Genap di Tol Jakarta-Tangerang Bisa Kurangi Macet hingga 45 Persen

Nusaindo, Tangerang – Kakorlantas Mabes Polri Irjen Pol Royke Lumowa mengatakan ada beberapa rute yang bisa digunakan pengemudi terdampak aturan ganjil genap di Tol Tangerang-Jakarta. Sebab, penerapan kebijakan itu diujicobakan pada hari ini, Senin (16/4/2018).

Dia menerangkan, pengendara bisa memilih jalur alternatif dengan masuk tol melalui pintu tol Karawaci atau ke Jalan Raya Serpong.

Kalau mau jauh sedikit bisa ke Arteri Daan Mogot,” kata Royke, di pintu Tol Kunciran 2, Kota Tangerang.

Alternatif lain yang bisa ditempuh pengendara adalah berangkat lebih awal.

“Sebelum pukul 06.00 atau cari jalan lain. Kami bukan melarang, tapi mengatur supaya kecepatan di jalan tol ini stabil, minimal 60 km per jam,” Royke menambahkan.

Ia berharap uji coba penerapan ganjil genap di Tol Jakarta Tangerang berjalan efektif. Dia berpesan agar petugas di lapangan tetap sabar dalam melayani masyarakat pengguna jalan.

“Saat sosialisasi uji coba cukup, tapi untuk penerapan masih kurang. Belum maksimal tapi cukup untuk uji coba. Susah-susah gampang, tapi petugas harus sabar dan tegas,” tutur Royke.

 

1 dari 2 halaman

Sebatas Teguran

Pada uji coba hari pertama di pintu Tol Kunciran 2 dan Tangerang 2 ini, petugas baru memberikan teguran serta belum menerapkan sanksi.

“Antrean kita lihat terkadang sampai panjang, tapi sebentar lengang. Petugas tetap harus berikan arahan kepada pengguna jalan untuk sampaikan seperti ini aturannya,” kata Royke.

Ingat, Besok Uji Coba Ganjil Genap di Tol Jagorawi dan Tangerang

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) serta Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kementerian PUPR) akan berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) di Bogor, Depok, dan Tangerang untuk menerapkan rekayasa atau uji coba sistem ganjil genap di dua ruas tol, yakni Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Tangerang, Senin besok (15/4/2018).

Adapun kebijakan ganjil genap itu dibuat oleh Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kemenhub, sementara Kementerian PUPR melalui PT Jasa Marga (Persero) Tbk sebagai operator aturan tersebut.

Kepala BPTJ Bambang Prihartono mengatakan, Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri pun nantinya akan ikut membantu Dinas Perhubungan (Dishub) pada saat pelaksanaan aturan.

“Di lapangan, nanti ada kawan-kawan Dishub, dan komandannya adalah kepolisian. BPTJ juga akan turun buat memantau pelaksanaannya,” ujar dia saat dihubungi Nusaindo.com di Jakarta, Minggu (15/4/2018).

Ketika ditanya berapa banyak personel lapangan yang akan diturunkan pada hari H pelaksanaan, Bambang menyebutkan, jumlahnya akan sama seperti ketika menerapkan sistem ganjil genap di ruas tol Jakarta-Cikampek, yaitu 200 orang.

“Pokoknya sama seperti di Japek (Jakarta-Cikampek) yang 200 orang untuk masing-masing ruas tol, total ada sekitar 400 orang di Tol Jagorawi dan Tol Jakarta-Tangerang,” jelasnya.

Uji coba sistem ganjil genap akan diberlakukan di tiga pintu tol dalam ruas tol Jagorawi dan Jakarta-Tangerang, yakni di Gerbang Tol (GT) Cibubur 2, GT Tangerang 2, dan GT Kunciran 2.

Adanya regulasi ganjil genap ini, Bambang berharap, bisa mengurai kepadatan kendaraan di tol dengan menurunkan Volume to Capacity Ratio (VC Ratio) yang saat ini telah mencapai angka 1.

“Kita mau kemacetan di tol yang sekarang sudah parah ini bisa berkurang, dan nurunin VC Ratio dari 1 menjadi 0,5-0,65,” pungkas Bambang.

Related posts

Leave a Comment