Begini Cara Polisi Ungkap Sindikat Besar Penjambret Dirjen PUPR

Nusaindo, Jakarta – Polisi berhasil mengungkap kasus penjambretan yang menimpa Syarief Burhanudin, Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR. Pelakunya merupakan bagian dari sindikat besar yang bermarkas di Teluk Gong, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Hengki Haryadi mengatakan, butuh waktu tiga hari untuk mengungkap kasus ini. Dia membentuk tim khusus.

“Kami proaktif membentuk tim khusus terdiri dari Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat dan Unit Reskrim Jajaran Polsek di Polres Metro Jakarta Barat. Tim bekerja 24 jam. Kami lidik sehingga berhasil menemukan entry point,” ujar dia, Jumat (29/6/2018).

Walhasil, salah satu pelaku diringkus. Dia adalah Agustina yang ditangkap di salah satu kontrakan di kawasan Teluk Gong, Jakarta Utara.

“Alhamdulilah di hari kedua menemukan pintu masuk. Akhirnya menemukan tersangka,” terang dia.

“Kami sudah konfirmasi korban bahwa benar ini pelakunya. Memang saat beraksi Agustina tidak menggunakan helm,” sambung dia.

Hengky melanjutkan, penangkapan Agustina membuka benderang kasus ini. Pelaku lainnya, Frengky pun diketahui persembunyiannya.

“Setelah tertangkap Agustina, kami melakukan pengembangan. Tetapi, seorang pelaku penjambretanbernama Frengky harus diambil tindakan tegas karena melakukan perlawanan. Pelaku menimggal dunia. Saat ini ada Kramat Jati,” papar dia.

Saat ini, Agustina digelandang ke Polres Metro Jakarta Barat. Pelaku dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman diatas 5 tahun.

Hengki melanjutkan, seluruh kelompok yang berbasis di Teluk Gong melakukan aksinya dengan menyebar ke seluruh Jakarta.

“Paginya mereka apel. Siangnya kembali mengumpul di Teluk Gong membawa barang hasil curian,” ujar dia.

Uniknya seluruh kelompok dintruksikan oleh satu orang yang disebut sebagai big boss. Saat ini belum tertangkap.

Penjambret Dirjen PUPR Anggota Sindikat Besar Bermarkas di Teluk Gong

Polres Metro Jakarta Barat membongkar kelompok penjambret di Jakarta. Keberadaaan mereka terungkap usai beberapa pelaku digelandang ke tahanan.

Mereka adalah Agustina dan Frengky. Keduanya merupakan pelaku yang menjambret Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Syarief Burhanudin.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Komisaris Besar Hengki Hariyadi menjelaskan, kawanan ini merupakan pemain besar di Jakarta. Mereka bermarkas di Teluk Gong, Jakarta Utara.

“Ternyata ini sindikat besar di Jakarta. Kelompok yang berbasis di Teluk Gong. Ada tempat tenda orange,” ujar dia, Jumat (29/6/2018).

Hengki menjelaskan, sindikat penjambret ini diketahui memiliki beberapa kelompok. Setidaknya, sudah ada lima kelompok yang berhasil terdata.

“Kami sampaikan selain tersangka, kami juga menangkap 5 kelompok lain. Belum bisa kami sampaikan karena masih pengembangan,” ujar dia.

Hengki melanjutkan, seluruh kelompok yang berbasis di Teluk Gong melakukan aksinya dengan menyebar ke seluruh Jakarta.

“Paginya mereka apel. Siangnya kembali mengumpul di Teluk Gong membawa barang hasil curian,” ujar dia.

Dikomandoi Satu Orang

Uniknya seluruh kelompok diintruksikan oleh satu orang yang disebut sebagai big boss. Saat ini belum tertangkap.

“Kelompok-kelompok ini komandannya satu. Yang bersangkutan sedang dalam pengejaran,” ujar dia.

Related posts

Leave a Comment